18
Mar
09

Mengalahkan rasa takut itu…

tulisan ini saya dedikasikan untuk saya sendiri, dan orang2 yang sedang membutuhkan suntikan semangat, untuk apapun itu.
——

ada kalanya kita dihadapkan dengan sebuah masalah (yang menurut kita) sulit. mengapa saya memberi tanda kurung pada “yang menurut kita” ? karena sebuah masalah itu menjadi sulit ketika kita menganggapnya sulit. sebut saja, phk – skripsi yang ga selesai2 – ga nikah2 – client baru dari perusahaan bonafide – atau apa sajalah, yang membuat kepala kita pusing. ada banyak sekali quotes penyemangat, antara lain, yang paling saya sukai, “focus on your strength, not your weakness”.

quotes tersebut mungkin terlalu “teori” bagi beberapa orang yang sudah terjerumus dalam dunia hitam minder. untuk itu saya mencoba mengejawantahkan quotes tersebut dalam note ini.

setiap orang pasti akan mendapatkan masalah. karena, itulah hidup. orang akan berhenti menghadapi masalah, ketika dia mati. satu step awal ini yang harus diambil : bersyukur dengan adanya masalah. dengan bersyukur, paling tidak kita bisa sejenak ngademin kepala yang lagi panas.

setelah kepala kita adem, mulailah berpikir apa-apa saja yang positif dari diri kita. kita masih sehat, berarti kita masih bisa berjalan. kita masih bisa bicara, berarti kita masih bisa berkomunikasi dengan orang. kita tidak gila, berarti kita masih bisa berpikir. kita masih punya tangan yang kuat, berarti kita masih bisa bekerja beraktifitas. maka terkumpulah energi dan amunisi kita untuk berperang melawan diri sendiri :)

lalu, pikirkanlah apa yang akan kita hadapi. buat catatan kecil, mulailah mencatat poin poin penting yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah. dari poin poin penting tersebut, turunkan menjadi poin poin kecil. buat sedetail mungkin. setelah selesai, yeah, kita tau yang akan kita hadapi, dan pasti, kita bisa menghadapinya.

—–
kita diciptakan oleh Allah sebagai orang – orang yang hebat. pilihan kita saja, mau tetap jadi orang yang hebat, atau biasa biasa saja. buang jauh – jauh rasa takut yang tidak beralasan itu. takutlah pada yang satu, yaitu Allah. Allah menunjukkan rasa sayang pada makhlukNya dengan cara menguji, memberi permasalahan dan cobaan. setiap kita lulus atas masalah dan cobaan ini, maka naiklah level kita, dan kita akan menghadapi level selanjutnya dalam hidup ini. Ingat… Allah tidak memberi sebuah beban diluar kemampuan makhlukNya.

maka, jangan buang waktu kita untuk berpikir negatif dari suatu hal. inilah pengejawantahan dari quotes “focus on your strength, not your weakness” — “fokus pada kekuatanmu, bukan kelemahanmu”

–semoga tulisan ini membantu.
Subhanakallahumma wabihamdika
asyhadu ‘allaa ilaaha illa anta
astaghfiruka wa atubu ilaik.


0 Responses to “Mengalahkan rasa takut itu…”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


 

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 3,034 hits

zuhud ashoy

Aku tahu rizki ku tak mungkin diambil orang lain, karenanya hatiku tenang. Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku untuk beramal. Aku tahu, Allah selalu melihatku, karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat. Aku tahu, kematian menantiku, maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku. (Hasan Al-Bashri)

me @ facebook


Arief Rachmansyah's Facebook profile

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.