Hari ini saya sakit. alhamdulillah, ada faedah dibalik sakit. pukul 13 siang ini, sambil tiduran saya mendengarkan berita di radio RRI pro 3 fm. satu hal yang jarang sekali saya lakukan.
ada satu berita menarik disini. yaitu adanya demonstrasi di beberapa kota besar di eropa, sebut saja london, berlin, dan paris. mereka –para demonstran– menuntut adanya perbaikan system ekonomi. ini adalah salah satu bukti bahwa saat ini ekonomi kapitalis sudah begitu parah kerusakannya.
sebagian dari kita di negeri yang dinamakan indonesia ini, menganggap sistem ekonomi yang saat ini kita anut, yaitu sistem ekonomi kapitalistik (sebagian orang mungkin tidak sadar bahwa indonesia menganut sistem ekonomi kapitalis) adalah suatu sistem final. para penggerak ekonomi di jajaran pemerintahan indonesia sangat berkiblat pada barat, terutama amerika, dalam membuat keputusan – keputusan vital di bidang ekonomi.
fakta – fakta menunjukkan bahwa negara – negara besar mempunyai sistem perekonomian yang maju, karena mereka telah melakukan penjajahan ekonomi di negara berkembang seperti indonesia. sebut saja, blok cepu, blok natuna, freeport, newmont, total indonesie, exxon, dan masih banyak perusahaan kapitalis yang bercokol di negeri ini. para kapitalis tersebut telah menyedot banyak sekali SDA dari negeri ini.
logikanya, ketika para kapitalis barat mengeruk kekayaan indonesia dan negeri – negeri yang lain, seharusnya amerika, inggris, perancis dan negara kapitalis lainnya, kaya dengan hasil rampokan ini. seharusnya rakyat di negeri tersebut hidup gemah ripah loh jinawi, makmur dan sejahtera.
fakta mengatakan lain. ketidak stabilan ekonomi, bahkan bisa saya sebut, keterpurukan ekonomi, telah melanda negara negara kapitalis tersebut. ini bukanlah hal yang mengherankan, karena pada sistem kapitalis, seorang individu bisa memiliki pulau, tambang, laut, atau bahkan negara sekalipun.
di london, sabtu 28/03 kemarin berkumpul sekitar 35 ribu orang untuk melakukan demonstrasi. di berlin, sekitar 15.000. di frankfurt, 10.000. dan masih banyak di kota – kota lain di penjuru eropa, demonstrasi menolak pertemuan G20 Summit meeting. mereka menuntut adanya perubahan system ekonomi. banner yang dibawa pun beragam, mulai “We won’t pay your CRISIS” hingga “”Capitalism is a mistake”.
nah, di negara asalnya saja, kapitalis sudah ditolak, kenapa negeri ini masih berkiblat pada sistem perekonomian tersebut ? apakah belum cukup bukti yang ada saat ini untuk menghapus impian para pengambil keputusan di negeri ini yang masih melakukan blunder ekonomi aLa kapitalisme barat?
bersambung : bagian 2: solusi ekonomi islam

0 Responses to “masihkah kita menganut perekonomian barat ? bagian I”